Dalam kurun
waktu dekat ini, dunia digemparkan dengan virus tak kasat mata yang dapat membunuh
atau dalam nama lain Covid-19 (Corona). Kasus ini, banyak korban jiwa yang tak
terelakan. Tercatat Indonesia per 22 Maret 2020, Positif = 514 orang, Negatif =
1895 orang, Sembuh = 29 orang, meninggal = 48 orang. Tercatat bahwa angka
kematian lebih besar 2x dari orang yang sembuh, itu berarti wabah Covid-19
sangat sangat berbahaya dan memasuki Indonesia zona Merah atau status waspada. Oleh
karena itu, Pemerintah harus bersinergi dengan masyarakat dalam menangani kasus
tersebut, dengan salah satunya ialah memberi keputusan untuk “stay at home”
selama 14 hari. Upaya ini sudah dilakukan oleh pemerintah untuk mengendalikan
penyebaran covid-19 dengan memutus penularan virus dari orang yang terjangkit.
Itu mengapa masyarakat harus bersinergi dengan pemerintah dengan mengikuti
aturan yang berlaku untuk menanganinya secara bersama. Hal ini juga berlaku
terhadap masyarakat satu dengan yang lainnya yaitu dengan upaya Ber- BHINEKA
TUNGGAL IKA, ya kita harus saling menguatkan satu sama lain dengan mengikuti
anjuran pemerntah dan menyemangati satu sama lain. dan dengan adanya wabah ini
krisis perekonomian dunia kembali tak.stabil dan mengakibatkan invlasi pada
mata uang rupiah menjadi 16k/22Maret 2020. Hal ini sangat disayangkan, karena
wabah ini mengakibatkan berhentinya cilcle perekonomian Dunia. Tiongkok sudah
berhasil menang melawan covid-19, dilihat dari jumlah kasus baru yang terjadi
yaitu dari total kasus yaitu 81,054 menjadi total kasus baru dengan jumlah 46/22
Maret 2020, hal ini sangat posiitif karena dapat mengurangi penyebaran wabah
tersebut menjadi angka yang kecil. Sedangkan negara Italia, adalah negara yang
paling disorot dunia karena dari total kasus yaitu 59,138 dan kasus baru
5,560/22 Maret 2020 masih menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintaha Italia,
pasalnya social distancing tidak diterapkan dengan baik oleh warganya, mengapa?
Karena masyarakatnya bebal disamping itu penduduk italia mempunyai rentan umur
40 tahun keatas. Jadi, dari kejadian dua negara tersebut pemerintah dan
masyarakat Indonesia harus saling bersinergi yaitu dengan mengikuti himbauan
pemerintah. Walaupun hingga saat ini masyarakat kita belum siap, pemerintah
belum mempunyai SOP yang pasti, pendistibusian alat dan obat belum sepenuhnya
terlaksana jadi, social distancing adalah cara terbaik untuk memperlambat
penyebaran covid-19 hingga negara siap menghilangkannya dari bumi Indonesia.
Pemerintah dan masyarakat mempunyai peran penting. Masyarakat patuh, pemerintah
membuat kebijakan yang tepat. Tenaga medis bergerak sesuai SOP yang diberikan,
mulai menerapkan “skala prioritas” dalam berbagai aspek. Hingga pandemic ini
berlalu, hal mngerikan seperti di Iran dan Italia semoga tidak akan terjadi.
Terlepas dari itu, Bhineka Tunggal Ika sangat dibutuhkan dalam masalah ini
Kenapa? Karena berbeda beda tetap satu, dalam artian kita sebagai masyarakat
tidak pandang SUKU,RAS,AGAMA dalam mengikuti anjuran pemerintah untuk memperlambat
penyebaran covid-1, seperti sila yang ada dalam sila ke-3 Pancasila yaitu
PERSATUAN INDONESIA, kita sebagai masyarakat Indonesia harus bersatu dalam
berbagai hal, tidak hanya pada permasalahan wabah Covid-19 melainkan terhadap
seluruh bidang aspek kehidupan berbangsa..
Langganan:
Postingan (Atom)
PERANAN PENTING PEMERINTAH dan MASYARAKAT DALAM BER-BHINEKA TUNGGAL IKA MENGHADAPI PERMASALAHAN COVID-19 (CORONA)
D alam kurun waktu dekat ini, dunia digemparkan dengan virus tak kasat mata yang dapat membunuh atau dalam nama lain Covid-19 (Corona). ...
-
Judul Buku : Dasar-Dasar Logika Penyusun : E. Sumaryono Penerbit : PT. KANISIUS YK Tahun Terbit ...